Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala dari berbagai kondisi tubuh

15 Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala dari berbagai kondisi tubuh

Gigi dan Gusi Kesehatan Mulut Pencernaan Penyakit Tenggorokan

Nafas bau merupakan kondisi aroma di mulut yang mengeluarkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kenyamanan diri sendiri, orang lain, atau di lingkungan sosial. Penyebab bau mulut dapat muncul karena kondisi penyakit yang menyebabkan seseorang kehilangan kepercayaan diri dan kenyamanan bersosialisasi bersama orang lain secara berhadapan ataupun bersebelahan. Pada umumnya, nafas bau identik dengan masalah kesehatan mulut yang tidak terawat. Masalah seperti ini dapat membuat seseorang menjadi malu dan tidak percaya diri ketika berbicara.

Pada kasus yang sama, Nafas bau bisa terjadi di pagi hari akibat dari dehidrasi dan naiknya asam lambung ketika sedang tidur. Hal ini penyebab nafas bau di pagi hari akibat reaksi asam lambung dan gejala dehidrasi. Kondisi ini juga sama ketika seseorang berpuasa. Ketika menahan lapar dan haus (berpuasa), tubuh akan mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh dan asam lambung akan naik ketika berpuasa. Hal ini merupakan penyebab nafas bau ketika berpuasa.

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala karena asam lambung

Gejala nafas bau juga bisa datang dari makanan yang mengandung sulfur. Makanan mengandung sufur dapat bereaksi ketika berada di lambung dan menciptakan gas yang beraroma tidak sedap. Faktor penyebab dari gejala nafas bau juga bisa disebabkan dari gigi yang berlubang / sakit gigi dan gusi berdarah. Ketika darah atau lubang gigi yang terbuka akan memicu pembusukan gigi yang disebabkan oleh bakteri mulut. Air liur yang mengandung darah dari gigi atau gusi bisa menyebabkan bau mulut.

Penyebab – penyebab nafas bau

Penyebab nafas bau biasanya muncul akibat dari dalam perut atau dari gigi yang berlubang. Nafas bau dapat menjadi masalah di sekeliling orang saat anda berbicara. Berikut ini ada beberapa penyebab nafas bau berdasarkan kondisi kesehatan lain mulut ataupun kesehatan organ tubuh, meliputi :

• Kondisi kebersihan mulut

Penyebab nafas bau yaitu kebersihan mulut yang buruk dan tidak terawat. Hal ini memicu bakteri mulut berkembang biak akibat dari kondisi kebersihan mulut yang tidak terawat. Sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut akan menjadi makanan bagi bakteri dan menimbulkan plak gigi.

Terlalu banyak plak gigi dan sisa makanan yang membusuk dapat menyebabkan nafas bau yang parah. Penyebab kondisi kebersihan mulut yang tidak terawat terjadi ketika seseorang jarang membersihkan mulut, mulut kering atau kekurangan air liur, dan infeksi di dalam mulut.

• Dehidrasi

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala nya karena dehidrasi.

Dehidrasi dapat menyebabkan nafas bau. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan tubuh yang membantu memproduksi air liur di dalam mulut. Kondisi dehidrasi dapat terjadi ketika bangun tidur di pagi hari. Nafas bau di pagi hari bisa disebabkan dari dehidrasi / kehausan ketika sedang tidur. Hal ini dikarenakan kondisi sebagian cairan tubuh telah terbuang melalui urin.

• Infeksi dan peradangan gusi

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala karena masalah gigi dan gusi.

Penyebab nafas bau juga bisa ditimbulkan dari infeksi gusi dan peradangan gusi. Gusi dengan luka terbuka dapat menimbulkan pendarahan yang mengakibatkan nafas bau. Nafas bau yang ditimbulkan akan semakin parah ketika telah terjadi infeksi gusi. Bakteri mulut akan berkembang biak di dalam mulut karena terdapat darah dari luka di gusi (gingivitis) dan sisa makanan untuk proses pembusukan. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab nafas bau.

• Gigi abses

Penyebab nafas bau dapat berasal dari infeksi gigi / abses gigi. Gigi yang telah infeksi disebabkan oleh bakteri. Nafas bau ditimbulkan dari infeksi bakteri yang merusak gigi dengan gejala bengkak, sakit, dan bernanah. Gigi yang berlubang dan memiliki plak gigi merupakan gejala abses gigi hingga akhirnya menimbulkan nafas bau yang menyengat.

• Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala nafas bau akibat GERD asam lambung kronis.

Penyebab nafas bau juga bisa datang dari organ pencernaan yang bermasalah, contohnya asam lambung kronis / GERD. Gejala nafas bau yang disebabkan dari GERD yaitu telah terjadinya naiknya asam lambung dan enzim-enzim pencernaan ke kerongkongan atau belakang tenggorokan. Hal ini yang menyebabkan nafas bau seperti sampah. Oleh sebab itu pasien dengan penyakit GERD harus selalu menjaga kesehatan mulut untuk mencegah nafas bau.

• Infeksi sinus

Penyebab nafas bau juga bisa datang dari infeksi Sinus. Infeksi sinus bisa disebabkan dari bakteri ataupun virus. Sinus merupakan saluran/rongga yang berisi udara di hidung hingga wajah. Infeksi sinus disebabkan ketika terlalu banyak lendir di dalam sinus dan menjadi tempat bakteri berkembang biak hingga terjadinya infeksi. Infeksi inilah yang menyebabkan nafas bau yang berasal dari hidung.

• Diabetes

Pasien diabetes sering mengalami gejala nafas bau. Diabetes yaitu penyakit dengan kadar glukosa/gula darah yang abnormal di dalam tubuh. Ketika terlalu banyak glukosa dalam darah, pankreas tidak mampu memproduksi insulin berdasarkan jumlah kadar gula di dalam tubuh. Akibat dari ketidak mampuan pankrean memproduksi insulin, sisa glukosa di dalam tubuh tidak dapat diserap oleh sel-sel tubuh dan dapat menimbulkan masalah pada sistem tubuh.

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala akibat gejala diabetes

Ketika tidak mampu memproses glukosa, tubuh secara otomatis akan membakar lemak. Proses ini disebut dengan ketoasidosis. Proses ketoasidosis akan menyebabkan peningkatan proses metabolisme lemak menjadi keton. Sisa-sisa keton akan dikeluarkan melalui penafasan dan urin. Hal inilah penyebab nafas bau pada pasien diabetes.

• Infeksi jamur

Infeksi jamur di dalam mulut bisa menyebabkan nafas bau dan sangat mengganggu. Umumnya infeksi jamur dapat terjadi pada orang yang memiliki kawat gigi. Bau mulut karena infeksi jamur bisa dikarenakan sisa makanan dan mempengaruhi pertumbuhan jamur di permukaan lidah dan gigi.

• Perokok

penyebab dan gejala nafas bau dari kebiasaan buruk merokok

Nafas bau bisa terjadi pada seorang perokok aktif. Penyebab nafas bau dapat disebabkan dari paru-paru yang terdapat zat-zat rokok dan bau tembakau. Kandungan zat-zat di dalam rokok dan aroma tembakau bisa mengendap di dalam paru-paru dan menyebabkan nafas bau. Nafas bau dari seorang perokok bisa bertahan hingga berhari-hari hingga zat-zat rokok dan aroma tembakau bakar tersebut hilang dari paru-paru.

• Kondisi efek dari setelah muntah-muntah

Nafas bau bisa disebabkan dari kondisi setelah mengalami muntah-muntah. Asam dari sistem pencernaan akan naik menuju ke kerongkongan, tenggorokan dan hingga ke rongga mulut. Hal inilah yang menyebabkan bau mulut dengan aroma asam dan seperti sampah.

• Influenza

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala akibat gejala influenza.

Seseorang yang terkena influenza bisa menimbulkan nafas bau dari hidung ataupun dari mulut. Nafas bau berasal dari bau ingus yang berhembus ketika bernafas. Kondisi seseorang yang sedang flu memiliki gejala hidung berlendir dan bau, dan mulut kering.

• Memiliki riwayat Sindrom Sjogren

Penyebab nafas bau bisa disebabkan dari penyakit Sindrom Sjogren. Penyakit autoimun ini yang menyerang kelenjar air liur hingga produksi air liur di dalam mulut menjadi berkurang. Hal ini dapat menyebabkan nafas bau akibat mulut kering dan tempat berkembangnya bakteri.

• Penyakit liver

Penyebab-penyebab nafas bau dan gejala nafas bau akibat masalah atau gangguan pada organ hati / liver

Penyakit liver merupakan penyakit organ pencernaan. Penyebab nafas bau bisa ditimbulkan dari penyakit liver kronis. Para pasien penyakit liver kronis memiliki nafas yang bau. Hal ini dikarenakan penyakit liver bisa menimbulkan nafas bau akibat gangguan dari fungsi hati yang telah memburuk.

• Gagal ginjal

Bau mulut bisa disebabkan dari gagal ginjal. Ketika pasien gagal ginjal akan mengalami Perubahan metabolisme tubuh yang dapat mengurangi fungsi indera pengecap dan produksi air liur penyebab mulut kering.

• Masalah pada saluran usus

Penyebab nafas bau bisa disebabkan dari usus yang bermasalah. Usus yang bermasalah, contohnya yaitu Obstruksi usus dapat menyebabkan bau mulut karena tersumbatnya usus dan penumpukan tinja di dalam usus. Hal ini lah salah satu penyebab nafas bau seperti feses.

Perawatan mulut untuk mengurangi kondisi nafas bau

Merawat mulut agar tetap bersih dan sehat merupakan langkah pencegahan dan pengobatan alami nafas bau. Rata-rata nafas bau disebabkan dari masalah kebersihan mulut yang tidak terawat. Kasus lain dari penyebab nafas bau juga dapat disebabkan masalah pada sistem pencernaan atau sistem pernafasan. Kerusakan sistem pencernaan merupakan gejala dan penyebab nafas bau yang menyengat. Hal ini bisa menurunkan kepercayaan diri dan kenyamanan seseorang di sekitar anda.

Perawatan untuk gejala nafas bau dari berbagai kondisi tubuh

Perawatan dan pengobatan bisa dilakukan di rumah untuk menghilangkan kondisi nafas bau pada seseorang. Berikut ini beberapa contoh perawatan nafas bau yang disebabkan masalah kesehatan mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan, meliputi :

• Rutin membersihkan gigi dan lidah

Membersihkan gigi dan lidah secara rutin minimal 2 kali sehari, dapat mencegah dan mengurangi gejala kondisi bau mulut. Rutin merawat kesehatan mulut dapat mencegah perkembangan bakteri dan plak gigi penyebab nafas bau.

• Berhenti merokok

Perawatan untuk gejala nafas bau dari berbagai kondisi tubuh dengan cara berhenti merokok

Berhenti merokok dapat mengurangi kondisi nafas bau yang ditimbulkan dari paru-paru anda. Paru-paru yang sering terpapar asap rokok biasanya memiliki nafas yang bau.

• Membatasi minum kopi secara berlebihan

Kopi bisa menyebabkan bau mulut yang dikarenakan efek dehidrasi yang ditimbulkan kopi. Tubuh yang dehidrasi biasanya memiliki gejala berupa nafas bau dari mulut anda. Kopi juga menyebabkan peningkatan rasa asam di lidah setelah efek meminum kopi yang dapat memicu bau mulut.

• Perbanyak minum air

Perawatan dan pencegahan untuk gejala nafas bau dengan sering minum air putih

Rutin meminum air dapat menurunkan kondisi bau mulut dan menyingkirkan sisa makanan yang terdapat di dalam mulut. Rutin meminum air dapat mencegah dehidrasi dan memperbanyak air liur di dalam mulut.

• Berkumur dengan air atau mountwash

Berkumur dengan air bisa menyingkirkan bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, Anda bisa menggunakan air yang dicampur sedikit garam atau mountwash untuk mencegah perkembangan bakteri dan menyingkirkan bakteri di dalam mulut.

• Mengunyah permen karet rendah gula

Perawatan untuk gejala nafas bau dari berbagai kondisi tubuh dengan cara mengunyah permen karet

Mengunyah permen karen rendah gula bisa mencegah nafas bau dari dalam mulut. Saat mengunyah permen karet, kelenjar air liur akan dipicu untuk memproduksi air liur ketika diberi rangsangan mengunyah permen karet.

• Membersihkan kawat gigi dengan benang gigi atau sikat lembut

Penyebab nafas bau dari dalam mulut dapat terjadi ketika kondisi mulut yang tidak sehat. Banyaknya sisa makanan yang menempel di kawat gigi dapat mengundang bakteri untuk membusukan sisa makanan di mulut. Dengan rutin membersihkan celah-celah gigi dan kawat gigi bisa mengurangi kondisi nafas bau dari dalam mulut.

• mengunyah buah-buahan dan sayuran

Perawatan pengobatan dan pencegahan untuk penyebab dan gejala nafas bau dari berbagai penyakit

Sayuran dan buah dapat mengurangi kondisi bau mulut. Jenis-jenis dari Sayuran dan buah-buahan dapat menetralisir kondisi pH di dalam mulut dan memicu produksi air liur untuk mencegah bau mulut.

• Mengonsumsi peterseli

Mengonsumsi peterseli dapat membantu mengurangi nafas bau. Peterseli dapat menetralisir nafas bau dari dalam mulut.

• Menghindari makanan mengandung sulfur

Perawatan dan pencegahan untuk gejala nafas bau dengan cara menghindari makanan yang mengandung sulfur.

Makanan mengandung sulfur dapat memicu nafas bau dari dalam mulut dan lambung. Kandungan sulfur dapat bereaksi ketika berada di lambung yang menimbulkan gas dengan aroma menyengat.

• Rutin periksa kesehatan gigi dan gusi

Rutin memeriksa kesehatan gigi merupakan langkah pencegahan nafas bau yag ditimbulkan dari masalah gigi, contohnya abses gigi dan radang gusi. Kondisi abses gigi dan peradangan pada gusi dapat memicu nafas bau yang menyengat yang diakibatkan darah dan nanah dari gejala infeksi.

• Mengobati sakit tenggorokan

Perawatan dan pencegahan untuk penyebab dan gejala nafas bau dari penyakit

Sakit tenggorokan merupakan penyebab bau mulut yang ditimbulkan luka di area tenggorokan. Biasanya sakit tenggorokan dapat muncul bersama sariawan. Nafas bau yang ditimbulkan biasanya seperti nafas bau akibat dehidrasi dan mulut kering. Mengobati sakit tenggorokan dengan obat atau bahan alami bisa menurunkan gejala nafas bau.

• Mengobati flu

Lendir hidung dari gejala flu bisa menyebabkan nafas bau dari dalam hidung dan mulut. Hal ini dikarenakan lendir hidung menyumbat rongga hidung dan memaksa bernafas menggunakan mulut yang dapat menyebabkan mulut kering hingga nafas bau. Mengobati flu dapat mengurangi gejala flu yang menyumbat hidung dan membantu mengurangi nafas bau dari gejala hidung tersumbat.

• Mengobati masalah pencernaan

Perawatan dan pencegahan untuk penyebab dan gejala nafas bau dari berbagai kondisi tubuh

Mengobati GERD dan Obstruksi usus dapat mengurangi kondisi nafas bau yang disebabkan permasalahan di dalam sistem pencernaan. Perawatan khusus biasanya dilakukan oleh dokter spesialis. Dokter akan memberikan obat untuk mengobati GERD atau obstruksi usus dan sekaligus dapat mengurangi nafas bau yang disebabkan dari penyakit-penyakit tersebut.

Please follow and like us: