tanda dan gejala dari jenis diabetes, dan penyebabnya

14 tanda dan gejala dari jenis diabetes, dan penyebabnya

Diabetes Kesehatan Pencernaan Penyakit

Apakah itu diabetes ? Semua orang pasti tahu apa itu diabetes. Diabetes adalah penyakit dengan kadar glukosa/gula darah yang tinggi/abnormal. Terlalu banyak glukosa dalam darah terjadi karena pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Sehingga glukosa tidak dapat diserap oleh sel tubuh dan dapat menimbulkan masalah pada sistem tubuh.

Diabetes dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa penderita diabetes, karena sistem tubuh dan organ-organ lain tidak dapat berfungsi secara normal.

Karbohidrat dari nasi juga mengandung glukosa. Glukosa merupakan sumber energi bagi sel tubuh manusia. Pankreas memproduksi hormon insulin untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Pada penderita diabetes, pankreas tidak dapat memproduksi hormone insulin. Tanpa hormone insulin, sel-sel tubuh tidak dapat mengolah dan mengkatalis glukosa menjadi energi.

Gejala Diabetes

Beberapa gejala diabetes dapat berkembang dengan cepat dan banyak penderitanya yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes. Gejala – gejala diabetes meliputi :

• Sering buang air kecil, terutama di malam hari.

Penderita diabetes sering mengalami gejala – gejala diabetes seperti keinginan untuk buang air kecil pada malam hari. Ini dikarenakan tubuh penderita diabetes terlalu banyak mengandung glukosa yang tidak terkatalis oleh insulin. Sehingga, harus segera dikeluarkan.

• Sering merasa sangat lapar

Gejala utama diabetes yaitu penderita akan sering merasakan kelaparan sepanjang waktu. Itu karena makanan dalam sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik karena terjadi masalah pada organ pencernaan seperti pancreas yang memproduksi hormon insulin.

• Sering merasa haus.

Penderita diabetes akan sering mengalami gejala rasa haus yang berlebihan. Ini disebabkan darah mengandung banyak glukosa. Tubuh memberi sinyal untuk mengeluarkan glukosa dengan cara dilarutkan bersama air melalui penyaringan ginjal.

• Rasa terbakar, kaku, dan nyeri pada kaki.

Gejala – gejala seperti rasa terbakar dan nyeri pada kaki dan bagian tubuh yang lain juga dirasakan oleh penderita diabetes. Itu karena terlalu banyak glukosa dalam darah yang menumpuk pada aliran darah.

• Munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan

Penderita diabetes mengalami gejala berupa bercak hitam pada bagian tubuh tertentu. Biasanya terjadi pada diabetes yang lebih serius.

• Luka yang sulit sembuh.

Luka yang sulit sembuh merupakan pertanda gejala diabetes. Luka akan sulit kering karena proses penyembuhan luka akan terhalang oleh banyaknya kadar glukosa dalam darah pada penderita diabetes

• hipoglikemia reaktif

Penderita diabetes akan mengalami hipoglikemia reaktif. Yaitu kondisi gejala diabetes akibat gula darah rendah yang terjadi dalam beberapa jam setelah makan.

• Berkurangnya massa otot

Gejala diabetes lainnya yaitu hilangnya massa otot dan kepadatan massa otot pada penderita diabetes, hal itu karena serat otot yang melemah karena sel darah dan protein dalam otot telah tercampur glukosa yang abnormal.

• Turunnya berat badan yang secara drastis

Kehilangan berat badan secara drastis merupakan gejala diabetes. Berat badan penderita diabetes akan turun secara drastis, itu dikarenakan tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik karena kadar insulin tidak seimbang. Sehingga mengganggu penyerapan glukosa yang merupakan sumber energi bagi sel-sel tubuh.

• Lemas

Rasa lelah sepanjang hari merupakan salah satu gejala diabetes yang dirasakan penderita diabetes. Sistem tubuh, metabolisme, dan organ-organ penting mengalami penurunan fungsi.

• Mulut selalu kering.

Gejala mulut selalu kering dan merasa haus sering dialami penderita diabetes, karena kadar glukosa yang terlalu banyak dalam tubuh harus dikeluarkan bersama air. Sehingga selalu berkeinginan untuk minum air.

• Pandangan kabur

Penderita diabetes merasakan gejala pandangan kabur, itu dikarenakan mata mengalami penurunan fungsi penglihatan dan otot di sekitar mata akan melemah.

• Gatal-gatal

Penderita diabetes merasakan gejala gatal-gatal karena tubuh memberi isyarat alergi glukosa dan perubahan sensitivitas kulit.

• Disfungsi ereksi

Penderita diabetes mengalami gejala disfungsi ereksi karena fungsi otot pada penis yang melemah dan juga kadar glukosa yang abnormal akan menghambat produksi hormone testosterone.

Jenis – jenis diabetes

Diabetes dapat menjadi mematikan bila sudah parah. Diabetes yang umum di dunia memiliki 2 jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 atau dikenal dengan “diabetes autoimun”, disebabkan karena peningkatan kadar glukosa darah dan sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel pancreas dan kerusakan pada organ-organ tubuh. Kondisi ini terjadi karena tidak ada insulin yang membawa glukosa masuk ke dalam sel tubuh dan menyebabkan glukosa menumpuk dalam darah.

tanda dan gejala diabetes serta penyebabnya

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh sel-sel tubuh yang kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik. Penderita diabetes merasakan berbagai gejala yaitu timbulnya bercak hitam seperti memar di bagian tubuh, luka sulit sembuh, dan penglihatan kabur. kondisi ini berpotensi besar tidak disadari hingga komplikasi terjadi, dan gejala-gejala tersebut membutuhkan waktu cukup lama untuk dapat dirasakan penderita diabetes.

Diagnosis Diabetes

diabetes sering tidak terdeteksi pada awal kemunculannya, waspadalah terhadap penyakit ini dan dianjurkan menjalani pemeriksaan rutin. Tes gula darah dilakukan untuk mendiagnosis diabetes. Metode tes gula darah yang dapat

tanda dan gejala dari jenis diabetes, dan penyebabnya dengan cara diagnosis diabetes.

Tes ini bertujuan untuk mengukur kadar glukosa darah, Tes ini tidak memerlukan pasien untuk berpuasa terlebih dahulu. Jika hasil tes gula darah sewaktu menunjukkan kadar gula 200 mg/dL atau lebih, pasien dapat didiagnosis menderita diabetes. Hasil tes gula darah puasa di antara 100-125 mg/dL menunjukkan pasien menderita prediabetes dan hasil tes gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih menunjukkan pasien menderita diabetes.

Diagnosis umumnya adalah :

• Orang yang berusia di atas 55 tahun.
• terdiagnosis menderita prediabetes.
• Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional saat hamil.
• Obesitas

Pencegahan dan Pengobatan Diabetes

Pasien diabetes harus mengatur pola makan dengan makan makanan yang sehat seperti rendah lemak dan gula. Pasien diabetes harus berolahraga secara rutin untuk membantu mengubah gula darah menjadi energi dan meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin yang dihasilkan pancreas.

Pada diabetes tipe 1, pasien akan membutuhkan terapi insulin untuk mengatur gula darah. Pada diabetes tipe 1 kronis, dokter dapat merekomendasikan operasi transplantasi pankreas untuk mengganti pankreas yang mengalami kerusakan.

pengobatan untuk tanda dan gejala dari jenis diabetes dengan terapi insulin.

Pasien diabetes tipe 2 juga disarankan untuk menjalani terapi insulin yang diberikan melalui suntikan untuk mengatur gula darah. Dokter akan memberikan obat metformin untuk menurunkan produksi glukosa dari hati, dan obat untuk menjaga kadar glukosa dalam darah.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes, di antaranya adalah:

• Mengatur frekuensi makan
• Menjaga berat badan ideal.
• Makan makanan yang sehat
• Rutin berolahraga.
• Rutin menjalani pengecekan gula darah 2 bulan sekali

Please follow and like us: